Jumat, 03 Mei 2019

Beberapa Kesunnahan Dalam Shalat


Seri tanya jawab Daris Asgar dengan Sinar Agama
by Sinar Agama (Notes) on Tuesday, April 2, 2013 at 10:35 am


Daris Asgar: 6 Maret 2013, Salam Ustadz,,,ijin bertanya 

  • 1- Apa jumlah takbir sunnah sebelum takbirotul ihrom jumlahnya 6, dan setelah salam jumlahnya 3 ? Bilakah ada namanya, takbir sunnah apakah ini? Karena saya mendengar dari teman, 3 takbir setelah salam tersebut untuk penghormatan untuk Imam Zaman As... 
  • 2- Sebelum tasyahud mustahab membaca “Alhamdulillah “atau “Bismillaah wabillah, Walaa Khoiru AsmaIllah...” Dalam Risalah amaliyah Rahbar Hf, Bab Sholat Masalah. 330... Dulu saya pernah diajarkan “Bismillaah, Wabillah, Walhamdulillah, Walaa IlaaHa Illalloh, WaKhoiru Asmaillah..” dari orang yang bertaqlid kepada Almarhum Imam Khomeini Ra.. Apakah masih benar, dan tidak masalah membaca yang mana saja? 
  • 3- Setelah sholawat dalam tasyahud mustahab membaca “Wataqobbal Syafa’atahu warfa’ darojatahu..”, Apakah kesunahan membaca ini pada tasyahud awal dan akhir,,,atau tasyahud awal saja,,,karena beberapa kali saya berjama’ah, seingat saya imam hanya membaca bacaan tersebut pada tasyahud yang pertama saja... 
  • 4- Apakah sebelum dan sesudah kunut termasuk gerakan yang mustahab untuk takbir? 
Sinar Agama: Salam dan terimakasih pertanyaannya: 

1- Sudah benar jumlah takbir sunnah itu seperti itu. Dan biasanya dikatakan sebagai takbirsunnah. 

2- Bacaan yang pertama antum salah besar, karena kalau “wa laa Khaira Asmaillah........” memiliki arti bahwa Allah tidak memiliki nama-nama yang baik. 

Ada beberapa bacaan sunnah untuk ini yang boleh pilih, seperti: 

الحمد لله 

atau 

بسم الله و بالله و الحمد لله و خير الاسماء لله 

3- Setelah shalawat sunnah membaca: 

و تقبل شفاعته فى امته و ارفع درجته 

Tapi dalam tasyahhud akhir/ke-dua, hati-hatinya/ihthiyaat jangan diniati sebagai kesunnahan, hanya sebagai dzikir muthlaq/mutlak saja. 

4- Kalau mau takbir sebelum qunuth sebaiknya jangan meniatkan sunnah. Tapi kalau untuk ruku’ memang sunnah mengucap takbir terlebih dahulu. 

Daris Asgar: Terimakasih Ustadz... Mohon ijin Ustadz,,,memang saya awam bahasa arab,,,tapi sebetulnya saya juga ragu dengan tulisan yang di no 2 tersebut,,,karena di dalam e-book pdf yang merupakan Risalah Amaliah Rahbar Hf tertulis demikian.. 

yaitu pada hal 339... 

“بسم الله و بالله و الحمد لله و لا خير الاسماًء لله” 

Sinar Agama: Daris: “ لا” di tulisan itu adalah salah tulis atau sengaja dimasukin oleh pengacau. 

Dan tulisan antum yang sekarang ini, jauh lebih mengandungi kesalahan. Mestinya ditulis: 

بسم الله و بالله و الحمد لله و خير الاسماء لله 

Sang Pencinta: SA: copas Daris salah ustadz, sepertinya gangguan font Arab ustadz. Saya udah cek di sumber Daris, sudah benar. 

Sang Pencinta: Daris Asgar: Tempo hari ustadz menjawab: Sinar Agama: Salam dan terima kasih pertanyaannya: Benar seperti itu. Tapi salah tulis, yang benarnya: 

“Bismillaahi wabillaahi walhamdulillaahi wakhoirul-asmaa-i lillaahi” 

Daris Asgar: Iya ustadz,,,afwan,,,karena itu saya copas dari pdf nya langsung, jadi rusak,,,Maksud saya ingin menunjukkan bahwa sebelum Khoiru tersebut, dalam ebook pdf tersebut memang ada huruf “La”..terimakasih Ustadz.. 

Sang Pencinta: Terimakasih,,, insyaAllah tempo hari saya juga sudah mengerti, bahkan sebelum menanyakannya sudah memiliki dugaan kuat...hanya saja ingin mengkonfirmasikan bahwa pada ebook pdf tersebut memang ada kesalahan ketik... 

Wassalam.


اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وآلِ مُحَمَّدٍ وعَجِّلْ فَرَجَهُمْ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar