Jumat, 25 Oktober 2019

MUKADDIMAH BEDAH BUKU “SYI’AH MENURUT SYI’AH"

MUKADDIMAH
BEDAH BUKU “SYI’AH MENURUT SYI’AH “ OLEH SINAR AGAMA





• Tulisan saya ini, tidak mewakili siapa-siapa sekalipun saya ingin menulis secara benar menurut apa yang saya yakini sebagai seorang Syi’ah. Akan tetapi, biarlah saya menulis ini sebagai orang yang baru memahami Syi’ah, dan bukan tokoh Syi’ah apalagi, mewakili Syi’ah.

• Komentar ini, mesti saya berikan. Dan saya tidak akan taqiah dalam mengomentarinya, dalam arti tidak akan memakai bahasa yang terlaluhalus hingga tidak bisa dipahami maksudnya.

• Namun demikian, tulisan saya ini, tidak memiliki muatan apapun, selain hanya masalah-masalah keilmuan. Jadi, tidak bermuatan politis. Karena itulah, maka saya tidak akan taqiah sebagaimana selama ini diskusi dengan teman-teman Sunni atau bahkan wahabi.

• Saya tidak rela, kalau tulisan saya yang ditujukan secara ilmiah ini, atau setidaknya ingin ilmiah ini, dipergunakan di jalan-jalan politis yang terutama kalau membuat perpecahan di tengah-tengah umat muslimin atau bangsa tercinta Indonesia. Wassalam.


Amar Ma’ruf Buku Berkategori Sesat Dan Menyesatkan


1. ‘Ya Mahdi’ - ‘Hadiah Kecil Pengucap S’lamat Kelahiranku’

https://www.facebook.com/notes/sang-pencinta/ya-mahdi-hadiah-kecil-pengucap-slamat- kelahiranku/790001067716468

Sinar Agama

5 Januari pukul 0:46 ·

Bismillaah: Hanya Ingin Mengulang Dua Puisi Sederhana Terakhir

Puisi Sangat Sederhana dengan judul:

“Ya Mahdi”


(31-12-2014)



Lahirmu dalam duka 

Bahkan sejak di kandungan bunda 
Orang tua hidup dalam penjara
Di tengah-tengah markas tentara 
Tentara dari raja Abbasia 
Sempatmu keluar sekali saja 
Shalati jenazah ayah tercinta
Lalu lenyap dari pandangan mata 
Jalani ujian Sang Perkasa 
Sendirian dengan sejuta lara

Oh imam kemana kami ucapkan duka 
Di hari syahid ayahanda
Oh imam kemana kami ucapkan duka 
Di hari syahid ayah tercinta
Di Karbala atau Samarra 

Engkau dikandung dalam lara 
Engkau terlahir dalam duka 
Engkau hidup dalam kelana 
Engkau diingkari walau nyata 
Engkau dibela walau hampa

Oh imam sepimu s’lalu menyala 
Akibat ulah kami semua 
Berminggatan dari kebenaran nyata 
Bersatu dalam kebatilan sempurna 
Rebutan Syi’ah dalam dakwa

Sudah berapa banyak Mahdi-mahdi dusta 
Belum juga ingatkan kita
Sudah berapa banyak Syi’ah-syi’ah hampa 
Belum jadi pelajaran kita
Lalu masih adakah raca cinta?

Kemaslahatan meraja lela 
Dijajakan secara cuma-cuma 
Oleh tangan-tangan durjana 
Seakan mengerti rahasia agama 
Lebihi marja’ dan ulama

Semua orang sudah jadi anbiya 
Yakini tahu kemaslahan agama 
Padahal malas mempelajarinya 
Sungguh tajarri pada Paduka 
Sungguh tambahi duka Paduka

Belajar agama dicibirnya 
Apalagi lama di hauza 
Tertawa tanpa takut Tuhannya 
Tapi aneh, aneh dan nyata 
Karena mau, imami semua

Kritikanpun, tak boleh menyapa 
Walau dengan segudang nyata 
Dihajar habis membabi buta 
Sambil mengolok mencela 
Sungguh, Karbala mengarbala 
“Pongah” tuk pencerah agama 
Walau dibuka untuk semua 
Dalam kata terangkai bunga 
Celaan egois bagi penyata 
Kalau tak sesuai kemauannya

“Pemecah belah”, dikatakannya 
Kala tak mampu berkata-kata 
Kok bisa, sungguh kok bisa 
Hanya sebegitukah nilai manusia 
Yang dicalonkan jadi, khalifahNya

Kurang puaskah ambil dunia 
Kurang puaskah dalam merajha 
Masih ingin hilangkan tinta 
Masih ingin tutupkan mata 
Masih ingin potongi lidha

Kalau tak mau dilihat 
Mengapa menyata 
Kalau tak mau dibaca 
Mengapa meninta
Atau wahyu di pikiran ta’ 

Oh imam, sepimu s’lalu menyala 
Sepimu s’lalu menyala 
Kukorbankan apapun yang ada 
Demi berkisa’ di jubah marja’ 
Sambut datangmu adilkan dunia

Aku si hina memanglah hina 
Walau tanpa hinaan mereka 
Di hadapanmu aku paling hina 
Lebihi semua hinaan penghina 
Bantulah aku hancurkan hina

Aku tak pernah berputus asa 
Harap semua sambut mu Mahdia 
Tapi dengan tuntunan Paduka

Di bawah pimpinan seorang marja’ 
Itu saja hajat hamba
Maafkan hamba, maafkan semua


====================

Hadiah Kecil Untuk Pengucap S’lamat Kelahiranku (1/1/2015)

Dadaku terasa pecah 
Terhantam cinta bagai bah 
Mabok doa penuh pasrah

Hadapi baik sangka, dengan gelisah
Aku tak mampu memberi hadiah 
Pada antum semua di hari ultah 
Karena hatiku semakin resah

Pikirkan diri yang s’makin toah 
Hanya rangkuman kata tak berpetuah 
Yang dapat kusajikan siiring pasrah
Di hadapan samudra hadiah
Dari tangan suci antum semuah (logat arab walaiti)

Di atas dadaku, berjalanlah 
Di atas kepalaku, melompatlah
Di lautan air mataku, mendayunglah 
Di rangkaian doaku, bersabarlah

Atau kamu yang di sebelah 
Di telingaku, berteriaklah
 Di mukaku, meludahlah
Tapi jangan benci ajaran Allah 
Tapi jangan jauh, dari Itrah

S’makin hari meluap fitnah 
Baik wahabi bahkan Syi’ah 
Tentu Syi’ah di tumpah darah 
Jauhkanlah perasaan pasrah 
Karena ia membuat jengah 
Tabah, tabah dan tabah

Tidaklah mudah mengerti Allah
 Tidaklah mudah mengerti Itrah 
Tidaklah mudah menaati Allah 
Tidaklah mudah menaati Itrah

Hanya yang sabar dapati jannah 
Hanya yang lapang dapati syafaa’ah 

Sabar pelajari Allah dari Itrah 
Tabah pelajari Nabi (saww) dari Itrah 
Tabah taati mereka semuah 
Melalui jalur marja’iyyah 
Sesuai perintah imam Mahdiah (as) 
Salah satu sosok vertikaliah 
Salah satu sosokhorisontaliah 

Oh hati ini semburat darah 
Air matapun hujan memerah 
Tak mampu-mampu menggapai taubah 
Sungguh aku cek lessonah 
Bantulah aku, ya Allah 

Teman, umur kalian, hargailah 
Kecerdasan kalian, asahlah 
Perasaan kalian, tahanlah 
Tanpa ilmu amal, tak mungkin cerah 
Tanpa marja’iyyah tak mungkin t’rarah 

Jangan dikira marja’ seperti wahabiah 
Hantam sini dan hantam sanah 
Mereka itu wali-wali Allah 
Lembut pada muslim muslimah 
Juga kafir, kalau tak panah 
Walau kadang, sesekali salah 
Ya Allah, ya Allah ..... 


Wassalam. 


======================================= 


Filzah Fatinah: Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa aali Muhammad.... Milad Mubarok...k Ust Sinar Agama...baru tau ana...

Hendy Laisa: Allahumma shalli alaa Muhammad wa aali Muhammad wa ajjil farajahum...

Kang Jabriz: Milad Mubarok yaa Ustadz ...

Agung Kusuma Wijaya: Salam ustadz, semoga antum diberikan kekuatan serta kesehatan selalu dan tetap sabar menghadapi kami, jangan segan-seganmencubit kami jikalau sudah keterlaluan nakalnya.

Euis Yulita: Milad Mubarak Ustadz Allahumma Shalli ‘ala Muhammad Wa Aali Muhammad wa ‘Ajjil Farajahum

Irawati Vera: Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad

Orlando Banderas: Milad Mubarok Ya Ustadzi......

Amy Azula: Salam..... Milad Mubarak Ustadz Allahumma Shalli ‘ala Muhammad Wa Aali Muhammad wa ‘Ajjil Farajahum

Fajar Hidayat: Terimakasih hadiahnya ya ustadz.

Chi Sakuradandelion: Ustadz, saya merasa iri waktu ustadz Ali assegaf bilang ke ustadz SA : “ana uhibbukum”.. kalau boleh saya bilang : “ ana uhibbukum” (sebagai murid terhadap ustadz, bukan sebagai wanita terhadap pria). Afwan.

Listi Melani Zahra: Allahumma sholli’ala Muhammad wa Aali Muhammad Allahumma sholli’ala Muhammad wa Aali Muhammad 

Allahumma sholli’ala Muhammad wa Aali Muhammad wa Ajjil farajahum… Milad mubarak ustadz SA.

Arif Mulyadi: Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa aali Muhammad wa ‘ajjil farajahum

Annis Izzul: Allahumma shalli ala Muhammad wa aali Muhammad---Milad mubarak Ustadz SA

Muhammad Yasin: Milad muharok ya ustadz SA smoga antum d berikan ksehatan dan lindunganNYA ALLAAHUMMA SHALLII ‘ALAA MUHAMMAD WA AALI MUHAMMAD WA ‘AJJIL FARAJAHUM

Susi Noorhayati: Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa Aali Muhammad wa ‘ajjil farojahum

Alie Sadewo: اللَُّهَّمے َص ِّلے َعلَى ُم َحَّمٍد وآِلے ُم َحَّمٍد وَع ِّج ْلے فـََرَجُهم
Milad Mubarok Ustadz

Nur Cahyanur: اللَُّهَّمے َص ِّلے َعلَى ُم َحَّمٍد وآِلے ُم َحَّمٍد وَع ِّج ْلے فـََرَجُهم
Milad Mubarok Ustadz ...Sinar Agama semoga panjang umur dan sehat selalu, semoga tetap dikasih kesuksesan dalam siar agama

Noura Ali: Aamiin. Allahumma sholli alaa Muhammad wa Aali Muhammad wa ajjilfarojahum
Milad Mubarok ya ustadz...Semoga ustadz Sinar selalu dalam dekapan kasih sayang-NYA. Selalu diberikan kesabaran dalam segala hal, hati yang selalu lembut penuh cinta kasih. Selalu diberikan kesehatan dan panjang umur, agar kami-kami yang fakir ini tetap bisa menuntut ilmu dari ilmu ustadz yang ustadzinfakkan kepada kami. Aamiin. Mohon doanya juga ustadz, agar kami bisa menyerap dan mengaplikasikan dalam keseharian ilmu yang ustadz infakkan kekami.

Allahumma sholli alaa Muhammad wa Aali Muhammad Allahumma sholli alaa Muhammad wa Aali Muhammad

Allahumma sholli alaa Muhammad wa Aali Muhammad wa ajjilfarojahum

Daris Asgar: Allohuma Sholli ‘Alaa Muhammad Wa Aali Muhammad Wa ‘Ajjil Farojahum Sungguh indah dan dalam ustadz ...

Rief Sy: Hanya sanggup tercekat, dan semoga balasan yang berwujud doa-doa dari ustadz, senantiasa menyalakan bara semangat dan istiqomah bagi kami dalam memburu kebenaran..........

Alam OraOno Lorone: Semoga Allah memanjangkan usia antum dalam kesabaran mengajari dan membimbing kami yang jahil ini ustad, aminn..

Sinar Agama: Salam dan terimakasih atas semua jempol dan doa-doanya, semoga diterimaNya untukku, untuk antum dan semua teman-teman kita di fb ini, amin.

Sundari Sastrareja: Ustadzzzzzzz.......membuat menangissss..mohon doakan kami ....membaca.... lemaaaas ...bagaimana dengan ana?????...Ya Mahdi adrikna

Khommar Rudin: اللَُّهَّمے َص ِّلے َعلَى ُم َحَّمٍد وآِلے ُم َحَّمٍد وَع ِّج ْلے فـََرَجُهم



Bersambung ... 
=================




Tidak ada komentar:

Posting Komentar